Jumat, 07 Juni 2013

Data Sasaran Kurikulum 2013

Mulai tahun pelajaran 2013/2014, Kurikulum 2013 diberlakukan di Kab/Kota mulai jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK.

Untuk mempersiapkan pelaksanaannya, Pendidik dan Tenaga Kependikan pada sekolah sasaran akan mengikuti pelatihan yang pelaksanaanya direncanakan pada Juli 2013.

Berikut data sasaran Kurikulum 2013:

  1. Sekolah sasaran : 6.325 lembaga
  2. PTK sasaran : 74.289
  3. Region/wilayah sasaran : 6
  4. LPMP sasaran : 31
Sumber : kurikulum.kemdikbud.go.id

Minggu, 02 Juni 2013

Contoh Soal Semangat Berprestasi

Semangat Berprestasi merupakan salah satu dari 11 mata Tes Karakteristik Pribadi pada tes CPNS. Berikut contoh soal Semangat Berprestasi semoga ada manfaatnya.
1. Atasan anda menetapkan target tugas harus selesai pada deadline tanggal 27 bulanini, maka . . . .
A. Saya akan selesaikan tepat pada tanggal 27
B. Kalau tugas lain menumpuk, saya akan minta ijin untuk menyeleaikan barang satu atau dua hari sesudah deadline
C. Saya mencoba menyelesaikan tanggal 26 jika memungkinkan
D. Saya meminta tolong rekan lain agar tidak terlambat deadline
E. Saya menegosiasikan deadline yang ditetapkan atasan tersebut dengan baik- baik agar tidak terlalu memberatkan

2. Bulan depan ada kesempatan untuk ikut kompetisi dalam bidang yang saya senangi maka saya . . . .
A. Tidak ikut kompetisi
B. Mempersiapkan diri guna memenangkan persaingan
C. Ikut jika ada kemungkinan saya menang.
D. Tidak ikut saja daripada kalah
E. Saya ikut, karena saya pasti memenangkan persaingan

3. Ketika gagal mencapai sesuatu yang diinginkan, saya . . . .
A. Mencari dengan seksama siapa yang turut bertanggungjawab terhadap kegagalan saya tersebut
B. Mengambil waktu untuk menenangkan diri
C. Bersedih hati
D. Melakukan introspeksi dan memperbaiki upaya
E. Meminta bantuan orang-orang terdekat

4. Anda adalah seorang karyawan di Perusahaan Perdagangan. Anda memahami bahwa Indonesia memiliki keunggulan "keunggulan mutlak" dalam perdagangan internasional untuk beberapa jenis produk. Apa visi anda terhadap kondisi tersebut ?
A. Saya mengusulkan kepada atasan untuk mengoptimalkan perdagangan produk-produk tersebut karena memiliki keunggulan harga murah dan ketersediaan barang
B. Hal itu mungkin sudah ditangani oleh karyawan lainnya, karena di kantor Departemen Perdagangan ada banyak rekan lain
C. Saya kurang berani mengusulkan ini itu kepada pimpinan
D. Saya kurang yakin produk Indonesia mampu bersaing di pasar internasional
E. Saya tanyakan terlebih dulu pendapat rekan lain mengenai hal ini.

5. Bagi saya, untuk menjadi pegawai negeri sipil yang sukses, saya harus melakukan...
A. Mengikuti perintah dan arahan pimpinan secara loyal dan penuh kepatuhan
B. Melakukan pekerjaan yang terbaik dengan standar kinerja yang tinggi
C. Mengembangkan hal hal baru yang belum pernah diciptakan sebelumnya
D. Menciptakan hubungan baik dengan setiap orang, rekan kerja dan pimpinan
E. Bekerja sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pimpinan

Contoh soal di atas merupakan produk Tim CPNS Online. Jika berminat mendapatkan Paket Soal CPNS berbagai bidang (untuk honorer, kedokteran, kesehatan, administrasi, dan satuan kerja lainya) silakan bergabung. Info dan petunjuk sapat dibaca dengan klik poster di atas posting.

Contoh Soal Integritas Diri

Integritas Diri merupakan salah satu dari 11 mata Tes Karakteristik Pribadi pada tes CPNS. Berikut contoh soal Integritas Diri semoga ada manfaatnya.

1. Hampir semua pegawai di kantor instansi saya meminta uang tanda terimakasih ataspengurusan surat ijin tertentu. Namun menurut peraturan kantor, hal itu tidaklahdiperbolehkan, maka saya …..
A. Ikut melakukannya karena bagaimanapun juga kawan-kawan kantor jugamelakukannya
B. Melakukannya hanya jika terpaksa membutuhkan uang tambahan untukkeperluan keluarga, sebab gaji kantor memang kecil
C. Terkadang saja melakukan hal tersebut
D. Berusaha semampunya untuk tidak melakukannya
E. Tidak ingin melakukannya sama sekali

2. Anda adalah seorang karyawan apotek. Seorang pembeli ingin membeli obatobatantertentu yang harus menggunakan resep dokter karena bisa membahayakankesehatan. Dia tidak mempunyai resep itu. Namun pembeli tersebut memaksa inginmembelinya dan dia memberikan sejumlah uang kepada agar mau memberikan obattersebut. Apa yang anda lakukan ?
A. Saya memberikan obat tersebut kepadanya, toh tak ada yang tahu
B. Saya ragu-ragu keputusan apa yang saya ambil
C. Saya berkonsultasi kepada rekan sejawat dulu
D. Saya menolaknya dengan mantap
E. Saya menerima uang tersebut dan memberikan obatnya

3. Atasan anda melakukan rekayasa laporan keuangan kantor, maka anda . . . .
A. Dalam hati tidak menyetujui hal tersebut
B. Hal tersebut sering terjadi di kantor manapun
C. Mengingatkan dan melaporkan kepada yang berwenang
D. Tidak ingin terlibat dalam proses rekayasa tersebut
E. Hal semacam itu memang sudah menjadi tradisi yang tidak baik di Indonesia

4. Andi, teman karib anda, melakukan kecurangan absensi. Maka anda
A. Mentoleransi sebab baru kali ini Andi melakukannya
B. Rekan kerja yang lain juga melakukannya, jadi tidaklah mengapa
C. Mengingatkan dan menegur
D. Menegur dan melaporkan apa adanya kepada atasan
E. Menanyakan kepadanya mengapa dia melakukan hal tersebut

5. Saya ditugaskan pimpinan untuk menjadi notulen dalam rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan. Respon saya adalah ...
A. Berusaha menghindari rekan yang membujuk untuk mengetahui hasil keputusan rapat
B. Dengan bangga saya akan menceritakan kepada rekan sejawat saya hasilkeputusan rapat
C. Memberitahukan anggota keluarga tentang hasil keputusan rapat
D. Memberitahu sahabat saya dikantor tentang hasil keputusan rapat
E. Tidak akan membocorkan hasil keputusan rapat karena bukan wewenang saya

Contoh soal di atas merupakan produk Tim CPNS Online. Jika berminat mendapatkan Paket Soal CPNS berbagai bidang (untuk honorer, kedokteran, kesehatan, administrasi, dan satuan kerja lainya) silakan bergabung. Info dan petunjuk sapat dibaca dengan klik poster di atas posting.

Sabtu, 01 Juni 2013

SKL Mapel SD/MI

SKL Mapel berikut adalah sebagaimana Lampiran Permendiknas 23/2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

a. Pendidikan Agama Islam SD/MI
  1. Menyebutkan, menghafal, membaca dan mengartikan surat-surat pendek dalam Al-Qur’an, mulai surat Al-Fatihah sampai surat Al-‘Alaq
  2. Mengenal dan meyakini aspek-aspek rukun iman dari iman kepada Allah sampai iman kepada Qadha dan Qadar
  3. Berperilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari serta menghindari perilaku tercela
  4. Mengenal dan melaksanakan rukun Islam mulai dari bersuci (thaharah) sampaizakat serta mengetahui tata cara pelaksanaan ibadah haji
  5. Menceritakan kisah nabi-nabi serta mengambil teladan dari kisah tersebut dan menceritakan kisah tokoh orang-orang tercela dalam kehidupan nabi

b. Pendidikan Agama Kristen SD
  1. Memahami kasih Allah melalui keberadaan dirinya
  2. Menanggapi kasih Allah dengan mengasihi orangtua, keluarga dan teman
  3. Beribadah kepada Tuhan sebagai ucapan syukur melalui doa dan membaca Alkitab
  4. Memelihara ciptaan Allah lainnya dalam hidup sehari-hari

c. Pendidikan Agama Katolik SD
  1. Peserta didik menguraikan pemahaman tentang pribadinya sebagai karunia Tuhan dan mengungkapkan rasa syukurnya dengan berdoa, bernyanyi serta melakukan perbuatan-perbuatan nyata
  2. Peserta didik memahami dan mencintai Allah sebagai Bapa Pencipta dan Penyelenggara seperti dikisahkan Kitab Suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dan meneladani Yesus Kristus sebagai Penyelamat hidup umat manusia.
  3. Peserta didik memahami Gereja sebagai persekutuan Umat Allah dan sebagai Sakramen keselamatan yang diutus ke dalam dunia dan Roh Kudus yang diutus Yesus sebagai jiwa Gereja yang senantiasa menyertainya.
  4. Peserta didik memahami hidup beriman yang terlibat dalam masyarakat sebagai perwujudan imannya.

d. Pendidikan Agama Hindu SD

  1. Meyakini kemahakuasaan Sang Hyang Widhi (Tuhan) sebagai Maha Pencipta, Tri Murti, Tri Purusa dan Cadhu Sakti
  2. Memahami ajaran Panca Sradha dan Tri Sarira
  3. Memahami ajaran Susila yang meliputi: Tri Kaya Parisudha, Tri Mala, Catur Paramita, Tri Parartha, Panca Yama, Panca Nyama Bratha, Catur Guru, Dasa Yama dan Dasa Nyama Bratha dalam kehidupan sehari-hari
  4. Mendemonstrasikan pemahaman sikap-sikap sembahyang Tri Sandhya dan sarana sembahyang
  5. Menerapkan Panca Yadnya secara Nitya Karma dan Naimitika Karma dalam kehidupan sehari-hari
  6. Memahami Weda sebagai kitab suci dan wahyu Sang Hyang Widhi (Tuhan)
  7. Memahami orang suci agama Hindu dan tugas dan kewajiban orang suci
  8. Memahami hari-hari suci keagamaan dan dasar-dasar hari suci (Wariga)
  9. Mengenal pemimpin yang baik dan patut diteladani di wilayahnya
  10. Memahami Bhuana Agung dan Bhuana Alit
  11. Memahami tari-tari Keagamaan, lagu-lagu kerohanian (Yadnya), dan sejarah perkembangan Hindu sebelum dan sesudah kemerdekaan

Standar Pembiayaan Pendidikan

PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menjelaskan Standar pembiayaan adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun.

Pembiayaan pendidikan terdiri atas biaya investasi, biaya operasi, dan biaya personal.

Biaya investasi satuan pendidikan sebagaimana dimaksud di atas meliputi biaya penyediaan sarana dan prasarana, pengembangan sumberdaya manusia, dan modal kerja tetap.

Biaya personal sebagaimana dimaksud pada di atas meliputi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan oleh peserta didik untuk bisa mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan.

Biaya operasi satuan pendidikan sebagaimana dimaksud di atas meliputi:
Gaji pendidik dan tenaga kependidikan serta segala tunjangan yang melekat pada gaji,
Bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, dan
Biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dan lain sebagainya

Standar Pembiayaan Pendidikan diatur berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 69 Tahun 2009 tentang Standar Biaya Operasi Nonpersonalia Tahun 2009 untuk sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah (SD/MI), sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah (SMP/MTs), sekolah menengah atas/madrasah aliyah (SMA/MA), sekolah menengah kejuruan (SMK), sekolah dasar luar biasa (SDLB), sekolah menengah pertama luar biasa (SMPLB), dan sekolah menengah atas luar biasa (SMALB);

Permendiknas Nomor 69 Tahun 2009 terdiri atas 4 pasal sebagai berikut:

Pasal 1
Standar biaya operasi nonpersonalia untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, SDLB, SMPLB, dan SMALB adalah standar biaya yang diperlukan untuk membiayai kegiatan operasi nonpersonalia selama 1 (satu) tahun untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, SDLB, SMPLB, dan SMALB sebagai bagian dari keseluruhan dana pendidikan agar satuan pendidikan dapat melakukan kegiatan pendidikan secara teratur dan berkelanjutan sesuai Standar Nasional Pendidikan.

Pasal 2
(1) Standar biaya operasi nonpersonalia tahun 2009 per sekolah/program keahlian, per rombongan belajar, dan per peserta didik untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, SDLB, SMPLB, dan SMALB menggunakan basis biaya operasi nonpersonalia per sekolah/program keahlian, per rombongan belajar, dan per peserta didik untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, SDLB, SMPLB, dan SMALB di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

(2) Besaran standar biaya operasi nonpersonalia tahun 2009 per sekolah/program keahlian, per rombongan belajar, dan per peserta didik, serta besaran presentase minimum biaya alat tulis sekolah (ATS) dan bahan dan alat habis pakai (BAHP), untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, SDLB, SMPLB, dan SMALB adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini.

(3) Penghitungan standar biaya operasi nonpersonalia tahun 2009 untuk masing-masing daerah dilakukan dengan mengalikan biaya operasi nonpersonalia DKI Jakarta dengan indeks masing-masing daerah, sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini.

Pasal 3
Satuan pendidikan dasar dan menengah yang belum bisa memenuhi Standar Nasional Pendidikan menggunakan biaya satuan yang lebih rendah dari standar biaya ini.

Pasal 4
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Permendiknas Nomor 69 Tahun 2009 ditepakan pada 5 Oktober 2009 oleh Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo.

Standar Kompetensi Lulusan

Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah digunakan sebagai pedoman penilaian dalam menentukan kelulusan peserta didik.

Standar Kompetensi Lulusan tersebut meliputi 
  • standar kompetensi lulusan minimal satuan pendidikan dasar dan menengah, 
  • standar kompetensi lulusan minimal kelompok mata pelajaran, dan 
  • standar kompetensi lulusan minimal mata pelajaran.
Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah (SD/MI/SMP/MTs/SMPLB/ SMA/MA/SMALB/SMK) diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. 

Lampiran Permendiknas tersebut meliputi:
SKL Satuan Pendidikan & Kelompok Mata Pelajaran
SKL Mata Pelajaran SD-MI
SKL Mata Pelajaran SMP-MTs
SKL Mata Pelajaran SMA-MA
SKL Mata Pelajaran PLB ABDE
SKL Mata Pelajaran SMK-MAK

Kemudian untuk pelaksanaan SI-SKL ditetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah.

Jumat, 31 Mei 2013

Daftar Provinsi Tertingi UN 2013 SMP/MTs

Niali tertinggi rerata UN 2012/2013 diraih oleh Provinsi DKI Jakarta, kemudian Sumatera Utara, dan peringkat ketiga diduki Sumatera Selatan.

Daftar urutan provinsi yang meraih nilai rerata tertinggi hasil Ujian Nasional 2013 jenjang SMP/MTs adalah sebagai berikut:

  1. DKI Jakarta (7,50), 
  2. Sumatera Utara (7,10), 
  3. Sumatera Selatan (6,75), 
  4. Papua Barat (6,67), 
  5. Jawa Timur (6,61), 
  6. Kalimantan Tengah (6,55), 
  7. Bali (6,45), 
  8. Nusa Tenggara Barat (6,44), 
  9. Kalimantan Selatan (6,42), dan 
  10. Daerah Istimewa Yogyakarta (6,39).